Minggu, 19 Juni 2011

hitsuke.blogspot.com

Waktu Luang

Kesempatan dan waktu luang tidak pernah datang kedua kalinya, karena itu selagi kita punya kesempatan, maka hendaknya kita memamfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk beramal sholeh atau berbuat kebajikan.

Dibawah ini adalah beberapa hadis yang memerintahkan kepada kita untuk tidak membuang atau menyia-nyiakan waktu dengan percuma:

1. Terdapat dalam hadis riwayat Bukhori yang artinya :

Dan ibnu Umar berkata : "Rasulullah Saw memegang pundakku dan bersabda : Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan engkau orang asing atau orang yang lewat di jalan. dan ibnu Umar berkata : ketika engkau berada di waktu sore maka janganlah engkau menanti pagi, dan ketika engkau di waktu pagi janganlah engkau menanti sore. Pergunakanlah sehatmu sebelum datang sakitmu, pergunakan waktu luangmu sebelun datang masa sibukmu, pergunakan hidupmu sebelum datang masa kematianmu"

2. Terdapat dalam hadis riwayat ibnu majah, yang artinya :

Dari Jabir Abdillah berkata : Berkutbah Rasulullah Saw. Wahai kalian manusia, bertaubatlah kamu kepada Allah sebelum kamu di sibukkan oleh pekerjaan, dan sambunglah antara kamu dengan Tuhanmu dengan memperbanyak ingatmu kepadaNya, dan perbanyaklah bersedekah secara sembunyi maupun terang-terangan, niscaya kamu akan di beri reski, di tolong dan di beri pahala.

Dewasa ini, Telah banyak orang di sibukkan oleh pekerjaan. oleh urusan-urusan duniawi, oleh kegiatan-kegiatan lain yang tidak bermamfaat, Ketahuilah olehmu wahai orang-orang yang mau mengenal Tuhannya, Bahwa hal itu adalah suatu kebodohan, suatu hal yang mencelakakan, Karena bisa menutup pandangan mata hati dari kepada_Nya.

3. Lakukanlah lima hal sebelum terwujud lima hal yang lain.

Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: [1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, [2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, [3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, [4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, [5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya, dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Hadits ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash

Kamis, 14 April 2011

hitsuke.blogspot.com

Semua ada masanya

Kehidupan adalah sebuah anugerah besar yang diberikan Allah SWT kepada kita, yang hanya datang satu kali sepanjang masa. Maksudnya kita hanya dapat merasakan kehidupan di dunia ini hanya satu kali. Oleh karena itu, walaupun saat ini anda sedang merasa sedih atau senang, sehat atau sakit, kaya atau pun miskin, itu semua hanya sementara. Karena, kita semua akan kembali kepada-Nya. Dan kehidupan sebenarnya baru akan di mulai.

Kehidupan itu tak jauh berbeda dengan pertumbuhan pohon belimbing. Mengapa demikian?? Sebuah pertanyaan dari anda kepada saya. Saya mengibaratkan buah pohon belimbing itu adalah kita. Saya akan memberikan satu pilihan kepada anda. Anda lebih senang melihat buah yang kecil berwarna hijau ( belum matang ) atau buah yang besar dan berwarna kuning ( matang ) ? Saya yakin, kita akan menjatuhkan pilihan yang kedua, yaitu buah yang besar dan berwarna kuning. Karena buah tersebut akan sangat nikmat bila dimakan, buah tersebut akan terasa manis dan segar karena memiliki kandungan air yang banyak, Apalagi dimakan pada saat siang hari yang terik. Semua orang yang menyukai buah belimbing pasti akan berkorban untuk memanjati pohon tersebut untuk mendapatkan buah yang besar dan berwarna kuning itu karena mereka ingin merasakan nikmatnya buah belimbing itu. Padahal mereka sebenarnya dapat mengambil buah yang kecil dan berwarna hijau tanpa harus repot-repot memanjat namun mereka tak mengambilnya. Tetapi Buah yang besar dan berwarna kuning itu sangat tinggi sekali, sehingga mereka memutuskan untuk membatalkan niatnya mengambil buah tersebut. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, lama kelamaan buah yang nikmat itu akhirnya membusuk dan terjatuh dari pohonnya. Bentuknya sangat tidak menarik, membayangkannya saja sudah menjijikan, apalagi harus memakannya. Buah yang nikmat kini tidak ada hargannya lagi, orang yang lalu lalang melewati pohon belimbing itu tidak satu pun menghiraukannya , adapula yang menginjak – injak buah tersebut.

Begitulah kehidupan, saat kita muda, memiliki wajah yang tampan dan cantik, memiliki uang yang banyak, dan memiliki banyak teman yang menyukai kita. Seolah – olah semua itu akan kekal dimiliki, padahal semua itu butuh waktu yang tak lama untuk mengubah segala yang kita miliki menjadi sebaliknya. Masa muda kita akan berganti dengan Tua, wajah rupawan kita akan berganti dengan garis – garis kerutan, uang yang banyak tak dapat lagi dinikmati, dan teman – teman pun sudah tak memperdulikan kita lagi. Oleh karena itu, seharusnya bukan kesombongan yang terus menghiasi kehidupan kita sehari – hari  mengapa? Karena semua itu ada masanya.

Kesombongan adalah penyakit hati yang seharusnya kita jauhi.  Karena Allah SWT yang menciptakan kita pun membenci itu. Allah SWT lah yang pantas sombong, karena Allah SWT yang memiliki segalanya. Semua yang kita miliki saat ini hanyalah titipan-Nya. Kita tak akan membawa harta kita saat kita mati. Melainkan amal baik dan buruk yang kita lakukan di dunia ini . Jadi untuk apa anda merasa sombong ? Ingatlah semua itu ada masanya 

Sabtu, 26 Maret 2011

hitsuke.blogspot.com

Jangan Tunggu Hari Esok Part III

Apa yang ingin saya sampaikan adalah "waktu tidak pernah berhenti".. Sementara kamu terus maju dan maju dan ketika baru menyadari, ternyata kamu telah maju terlalu jauh…..
Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah! atau kamu akan kehilangan…
Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Jika kamu merasa ingin bilang kepada seseorang bahwa kamu sayang dan cinta dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa lain hari baru akan memberitahu dia, mungkin hari itu tidak pernah akan datang.
Jika seseorang masih menunggu dan mencintaimu, mungkin dia cinta sejatimu. Jangan pernah abaikan. Karena mungkin ia tak akan menunggumu selamanya. Dan baru kamu sadari setelah kamu benar-benar kehilangan dan dia tak lagi disana menunggumu.
Jika kamu selalu berpikir bahwa hari esok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu… Jangan tunggu esok jika kamu masih memilikinya hari ini…..

hitsuke.blogspot.com

Hidup adalah Anugerah part II

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun  untuk dimakan.
Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.
Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada  Tuhan untuk diberikan teman hidup

 


Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
 
Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan.
Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mempunyai pekerjaan sepertimu.
Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang  tidak berdosa..

"Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !!!"

Life is a gift . .
Live it...
Enjoy it...
Celebrate it...
And fulfill it...

Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu...
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan..
Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, karena anda menyayangi dan mencintai Mereka, jadilah meraka CANTIK dan TAMPAN

Kecantikan bukan diwajah dan ketampanan bukan digagahnya seseorang, tapi cantik dan tampan muncul dari HATI, disebut juga dengan Hati Nurani.

Selasa, 15 Februari 2011

hitsuke.blogspot.com

Cara Kita Menghitung waktu

Waktu tidak pernah berhenti barang sedetik pun. Semua orang diseret oleh waktu, suka atau tidak suka. Gadis yg cantik jelita suatu hari akan menjadi nenek-nenek yang ompong. Pria yang ganteng dan gagah, suatu hari akan menjadi engkong-engkong yang stroke dan sakit jantung.

Apakah hidup hanya seperti itu ?
Kerja..kerja. .kerja.. lalu tua dan mati ?

Tidak juga,,, kalo dilihat lebih teliti...
Ada orang yg hidupnya singkat tapi sangat bermakna, ada orang yang hidupnya sangat panjang tapi sia-sia.

Nah, kalau anda ingin agar hidup tidak sia-sia, ini saya kasi bocoran sedikit...
Anda harus tahu bagaimana cara menghitung waktu dengan benar !!

Ada 4 cara menghitung waktu :

1. Cara Penjumlahan
Kalau hari ini kita berumur 17 tahun, maka tahun depan umur kita akan bertambah 1 tahun menjadi 18 tahun.
Ini adalah cara menghitung umur yg paling sederhana, paling sesuai bagi anak kecil.
(kalau anda masih menghitung umur dengan cara ini, anda masih anak-anak)

2. Cara Pengurangan
Setelah semakin sering kita ber-ulang tahun, akhirnya kita sadar bahwa setiap kali kita ulang tahun, sebenarnya umur kita bukannya bertambah,tapi Berkurang! Setiap kali ulang tahun maka sisa umur kita semakin sedikit, kita semakin dekat pada akhir hayat.
Orang yg sudah menyadari bahwa sisa hidupnya makin hari makin sedikit adalah orang yg sudah Dewasa.

3. Cara PerKalian
Setelah sadar bahwa umur kita terus berkurang, maka kita harus tahu cara menghitung waktu yg KeTiga yaitu bagaimana caranya melipatgandakan waktu yg kita miliki.
Misalnya saat kena macet dijalan, kita membaca buku (bisa dong kalo punya supir). Ini adalah contoh bagaimana kita melipatgandakan waktu. Prinsipnya adalah : dalam waktu yg sama, kita memperoleh lebih banyak.
Contoh lain adalah :

McDonald membuka cabang diseluruh dunia. Saat pemiliknya sedang tidur pun, masih ada cabangnya dibagian belahan dunia lain yg sedang menghasilkan uang.Coba kalau McDonald hanya punya satu cabang, berapa waktu yg dibutuhkan untuk mengumpulkan uang sebanyak yg dimilikinya sekarang ??
Mungkin butuh ribuan tahun...
Cara KeTiga ini adalah cara yg dipakai oleh orang-orang yang paling pandai diseluruh dunia. Mereka memikirkan bagaimana agar dalam hidup yang singkat bisa melakukan produktifitas yang lebih besar, bisa memperoleh sebanyak mungkin.

4. Cara PemBagian
Setelah berhasil melipatgandakan waktu yg kita miliki dan mendapat begitu banyak hal dalam hidup kita, maka yg harus kita lakukan kemudian adalah Membagikannya.
Kalau kita mendapat banyak ilmu, sebarkan semua sebelum kita mati, kalau kita mendapat banyak harta, bagikan semua sebelum ajal menjemput.
Seorang filsuf berkata, "orang yg mati dalam keadaan kaya adalah orang yg paling bodoh" Maksudnya, uang itu buat apa? kan gak bisa dibawa mati bukan? Memang sudah menjadi tugas kita untuk membagikan semua berkat yg pernah kita peroleh kepada orang lain.
Dengan memahami cara menghitung waktu yg KeEmpat maka hidup kita menjadi bermakna. Maka kita tak akan menyesal kapanpun kita harus mati.
hitsuke.blogspot.com

Jadikan Impian kita kenyataan

"Seorang anak laki-laki bernama Monty Robert yang duduk di bangku SMU mendapat tugas dari gurunya untuk membuat karangan mengenai cita-citanya. Ia pun menulis karangan setebal tujuh halaman yang memaparkan tujuannya untuk memiliki suatu peternakan secara terperinci dan ia bahkan menggambarkan sebuah sketsa tentang peternakan seluas dua ratus acre, yang memperlihatkan lokasi seluruh bangunan, kandang, dan jalur pacuan. Kemudian ia melukis denah yang mendetil untuk rumah seluas empat ribu kaki persegi yang akan terletak di peternakan dambaan hati seluas dua ratus acre itu. Ia benar-benar mencurahkan isi hatinya ke dalam subyek itu dan pada keesokan harinya ia menyerahkan karangan itu kepada gurunya. Dua hari kemudian ia menerima tulisannya kembali.Di halaman depan tertera huruf F besar dengan catatan yang berbunyi, ‘Temui aku seusai jam sekolah.’
Guru itu berkata, “Ini adalah impian yang tidak realistis untuk anak muda seperti kamu. Kamu tidak punya uang. Kamu tidak memiliki sumberdaya. Peternakan kuda menuntut banyak uang. Kamu harus membeli tanah. Kamu harus membayar harga kuda bibit yang asli, kemudian kamu juga harus mengeluarkan biaya untuk kuda pacek yang mahal. Kamu sama sekali tak akan pernah dapat melakukannya.’ Lantas si guru menambahkan, ‘Kalau kamu mau menulis ulang karangan ini dengan tujuan yang lebih membumi, aku akan meninjau kembali nilaimu.’
Anak laki-laki itu pulang dan berpikir keras lama sekali tentang hal itu. Ia bertanya kepada bapaknya mengenai apa yang sebaiknya ia tempuh. Bapaknya berkata, ‘Camkan, Nak, kamu harus membulatkan tekadmu tentang ini. Bagaimana pun, aku pikir ini adalah keputusan yang sangat penting bagimu.’
Akhirnya setelah menimbang-nimbang selama seminggu, anak itu menyetorkan tulisan yang sama, tidak membuat perubahan sedikit pun.
Ia berkata, ‘Anda dapat mempertahankan nilai F itu dan saya akan mempertahankan impian saya.’
Impian yang dinilai tidak realistis oleh guru tersebut ternyata bisa dicapai oleh Monty. Suatu waktu ternyata guru tersebut sempat membawa tiga puluh orang anak berkemah di tanah peternakannya yang berdiri rumah seluas empat ribu kaki seperti yang dicita-citakannya."

Pencuri impian seringkali mengatakan bahwa impian Anda tidak realistis. Jangan biarkan impian Anda menjadi rapuh karena pendapat seperti itu. Kejarlah impian Anda dan jangan sekali-kali mengejar impian orang lain yang dipaksakan kepada kita.
Monty Robert dalam cerita yang baru saja Anda baca berani mempertahankan impiannya walaupun ia harus menerima nilai F dan pada ahirnya ia membuktikan bahwa impiannya bisa terwujud tanpa harus terpengaruh oleh penilaian gurunya apalagi terpengaruh dengan berbagai alasan yang bisa menghambat kesuksesannya. Jika anda mempunyai impian itu berarti Anda sudah menempuh langkah pertama yang dibutuhkan untuk sukses karena sangat tidak mungkin Anda bisa mewujudkan impian Anda jika Anda sendiri tidak mempunyai impian.

Jika Anda belum mempunyai impian, temukan impian Anda.
Bangunlah kepercayaan dalam diri Anda bahwa impian Anda bisa tercapai. Kepercayaan ini sangat dibutuhkan karena kepercayaan yang kuat akan menggerakkan pikiran Anda untuk mencari jalan dan sarana serta cara untuk mewujudkan impian Anda.
Kejarlah impian Anda dengan tindakan yang berkomitmen sehingga impian Anda tidak memudar atau bahkan mati. Seperti yang dikemukakan oleh Judy Wardell Halliday bahwa Impian menjadi kenyataan saat kita menjaga komitmen kita terhadapnya.” Kembangkan sikap yang melampaui kemampuan Anda, maka impian Anda yang dikatakan orang lain mustahil tidak hanya mungkin tetapi juga pasti bisa Anda wujudkan. Pada tahun 1950, Walter Elias Disney atau yang kita kenal dengan nama Walt Disney mempunyai impian untuk membangun taman impian bagi anak-anak. Impian Walt ini dianggap gila oleh rekan-rekannya sesama pengusaha, namun Walt tetap dengan pendiriannya. Taman bermain ini akhirnya bisa diwujudkan pada tahun 1955 di Anaheim, California.
Pada waktu pembukaan, Walt Disney mengatakan dalam pidatonya bahwa Kesuksesan dimulai ketika kita mulai mencipakan impian jauh ke depan. Dan saat kita berkomitmen untuk mencapai impian itu, maka selanjutnya impian itu yang akan menjadi magnet dan menarik kita ke sana.” 

Eleanor Roosevelt pernah berkata, The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams." Masa depan hanyalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi-mimpi mereka. 
 
hitsuke.blogspot.com

Jatuh Cinta atau Belajar Mencintai

Banyak orang yang beruntung bisa jatuh cinta pada seseorang, dan membangun hubungan yang kuat dari situ. Tetapi banyak pula pasangan yang mendapati bahwa cinta harus dipupuk dan dipelajari. Bagi mereka yang masih mencari pasangan, sulit untuk menentukan, apakah harus menunggu hingga jatuh cinta pada seseorang, ataukah berkomitmen dengan seseorang Anda yang kenal dan belajar mencintai.

Penulis buku Other People Dirt, Louise Rafkin banyak mewawancarai pasangan-pasangan dan  mengisahkan kisah cinta mereka di kolom mingguan di harian San Francisco Chronicle. Ia mempertanyakan dua pilihan tersebut, dan bagaimana mendapatkannya dalam kolom Modern Love di harian The New York Times.banyak mewawancarai pasangan-pasangan dan  mengisahkan kisah cinta mereka di kolom mingguan di harian San Francisco Chronicle. Ia mempertanyakan dua pilihan tersebut, dan bagaimana mendapatkannya dalam kolom Modern Love di harian The New York Times.

"Bertahun-tahun saya sendiri telah melalui pengalaman berkencan, bertemu seseorang, lalu tak punya siapa-siapa, hingga berkencan lagi. Namun saya masih punya pertanyaan, bagaimana orang tahu dengan pasti bahwa pasangan mereka adalah yang terbaik? Atau mereka tidak tahu, dan hanya memutuskan?" katanya.

Penelitian Rafkin lalu memperkenalkannya pada sejumlah pasangan. Beberapa di antaranya berkenalan ketika duduk berdampingan di atas pesawat, atau ketika terlibat dalam kecelakaan kecil. Pasangan-pasangan ini mengalami kisah cinta pada pandangan pertama. Satu pasangan menikah bahkan menjalin hubungan akibat masalah di imigrasi, dan meskipun pernikahan diawali tanpa cinta, perasaan ini tumbuh berkat persatuan mereka.

Dalam pengamatan Rafkin, pasangan ini terlihat bahagia dan saling mencintai, seperti halnya pasangan kekasih lainnya. Karena itu Rafkin percaya bahwa keputusan untuk belajar mencintai memang layak dicoba. Jika tidak mencoba, Anda tak pernah tahu bila ternyata pria yang Anda kenal itu memiliki sifat-sifat dan latar belakang yang Anda inginkan, bukan?

Untuk Anda yang terbiasa membina hubungan setelah jatuh cinta terlebih dulu, konsep belajar mencintai ini memang akan sulit. Menurut Dr Robert Epstein, peneliti dan mantan pemimpin redaksi situs Psychology Today, konsep jatuh cinta berangkat dari kisah dongeng.

"Mereka menciptakan mitos yang sangat kuat. Mitos mengenai 'The One' adalah kekeliruan lain yang sangat merusak. Kita percaya bahwa 'The One' sudah dipersiapkan untuk kita, asal kita bisa menemukannya. Begitu kita menemukan The One, kita mengira dia tidak akan pernah berubah, dan begitu pula kita," papar Epstein.

Mitos ini, menurutnya tak baik untuk dijadikan pegangan. Sebab, hal itu memengaruhi cara kita menyeleksi calon pasangan. Jika Anda berpikir Anda mencintai seseorang, Anda jatuh cinta dengan versi ideal dari orang tersebut. Anda jatuh cinta dengan rasa cinta itu sendiri. Ketika harapan-harapan kita dirusak, entah karena pasangan kita selingkuh, atau menjadi gendut, atau tak mau lagi berhubungan dengan kita, kita menjadi marah dan depresi. Kita jarang mau berusaha untuk memelihara hubungan itu sendiri.

Ketika kita menerima bahwa metode pencarian kita terhadap cinta tidak berhasil, masih adakah cara lain yang bisa memberikan hasil?

Menurut Epstein, 60 persen dari perkawinan di dunia ini diatur oleh orangtua, atau mak comblang. Kemungkinan, setengah dari perkawinan ini berjalan karena orang-orang di dalamnya belajar untuk saling mencintai, seiring berjalannya waktu.

Daya tarik fisik memang penting, khususnya pada awal hubungan. Namun Anda juga perlu tahu bagaimana membedakan nafsu dari cinta. "Ketika ketertarikan fisik terlalu kuat, hal itu bisa membutakan. Banyak orang yang mengira mereka sedang jatuh cinta, sebenarnya hanya bernafsu," tutur penulis buku The Case Against Adolescence ini.

Anda perlu menerima bahwa tidak ada Mr Right yang ditakdirkan untuk kita, begitu pula konsep tentang soulmate. Anda perlu membuka mata di sekitar Anda dengan wawasan baru, asumsi baru, dan ketrampilan baru.

"Saya tidak percaya Anda bisa jatuh cinta pada orang yang sama sekali tidak Anda kenal, tapi memang ada orang-orang yang bisa menciptakan cinta yang awet," kata Epstein. "Kita perlu berpikir apakah kita percaya bahwa cinta itu sesuatu yang gaib, sesuatu yang mistis, yang tidak dapat kita kontrol; ataukah ada cara bagi kita untuk belajar mencintai."

Cinta yang penuh hasrat, telah menjadi komoditi, yang dijual kepada kita oleh para pembuat film, penulis novel, dan pengarang lagu. Sayangnya, hal itu dijual pada kita dengan cara yang tidak realistis dan tidak dapat dijangkau oleh kebanyakan orang.

Bagaimana dengan Anda, bersediakah untuk belajar mencintai?

 Sumber : Kompas Female 21/10/2010