Selasa, 21 Juni 2011

hitsuke.blogspot.com

Mimpi Masa Kini adalah sukses Hari Esok

Mimpi Masa Kini Adalah Kenyataan Hari Esok

Benarkah mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok? Jika Anda orang optimis, Anda akan mengetujuinya. Tapi mungkin saja Anda masih berpikir, kemudian otak berputar mencari bantahan terhadap ungkapan ini. Bahkan Anda yang membantah bahwa kita tidak boleh sok tahu dengan masa depan, karena itu adalah urusan Allah. Kita bukan sok tahu tentang masa depan, tetapi kita menginginkan sesuatu di masa depan, atau yang kita sebut dengan cita-cita. Mimpi, selama itu positif akan mengarahkan tindakan kita pada hal yang positif pula. Bagaimana agar mimpi kita menjadi kenyataan di hari esok?

Beda Mimpi dengan Panjang Angan-angan

Agar tidak terjadi salah paham bahwa Motivasi Islami mengajarkan panjang angan-angan, saya akan jelaskan apa bedanya mimpi dengan panjang angan-angan. Mimpi artinya mengingkan sesuatu di masa depan. Sementara, panjang angan-angan adalah mengandalkan masa depan. Mengandalkan masa depan jelas tidak boleh, sebab hidup kita akan tergantung oleh sesuatu yang belum jelas. Sementara menginginkan sesuatu di masa depan adalah hal yang berbeda dan itu adalah sah-sah saja selama keinginan itu baik untuk kepentingan dunia dan akhirat.

Agar Mimpi Menjadi Kenyataan

Supaya mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok bukan sekedar slogan, ada syarat-syarat yang harus kita penuhi. Harus bertindak? Ya, tetapi bertindak bukan segalanya. Kebanyakan orang akan mengatakan mimpi tanpa tindakan akan percuma. Memang iya, namun pemahaman ini belum seutuhnya benar karena ada pemisahan antara mimpi dan tindakan. Padahal, pikiran dan tindakan adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Lalu seperti apa? Tidak perlu bertindak? Bukan itu maksudnya. Maksudnya adalah mimpi itu sendiri akan membawa tindakan. Tindakan Anda yang lahir itu adalah hasil dari mimpi. Jika seseorang mengaku memiliki impian besar tetapi tidak ada tindakan untuk mewujudkannya, artinya dia tidak benar-benar punya impian. Impiannya hanya di mulut saja sebagai hiasan dalam bicara. Jika impian tersebut sudah tertanam dalam hati, maka tindakan akan secara otomatis mengikutinya.

Jadi, kunci utama agar mimpi menjadi kenyataan ialah kita harus benar-benar menginginkan impian itu. Tindakan akan mengikuti secara otomatis tanpa harus diperintah lagi. Tindakan otomatis inilah yang akan menjadikan mimpi itu adalah sebuah kenyataan. Anda tidak akan nyaman hanya berdiam diri saja tanpa melakukan usaha yang mendekatkan kepada impian. Tidak perlu di dorong-dorong oleh orang lain atau diri sendiri. Tindakan akan hadir dengan sendirinya. Ingat hadist yang mengatakan jika hati kita baik maka segalanya akan baik. Hati adalah raja, tubuh adalah prajuritnya. Jika hati sudah mengarah ke satu arah maka tubuh pun akan mengikutinya. Semuanya tergantung niat dan niat letaknya di hati. Mimpi itu adalah niat kita untuk mendapatkan sesuatu di masa depan.

Anda Memerlukan Peta

Saat Anda sudah memiliki impian, benar-benar impian, Anda sudah punya sumber energi yang dahsyat. Anda sudah punya arah yang jelas, yaitu impian Anda. Tetapi, untuk menghubungkan tempat Anda saat ini dengan tempat tujuan Anda, Anda memerlukan peta. Peta tidak selamanya harus fisik. Peta tidak selamanya harus lengkap.

Peta itu adalah petunjuk arah, kemana Anda harus melangkah. Untuk tujuan yang dekat atau tujuan yang sudah Anda ketahui, Anda tidak perlu peta dalam bentuk fisik, sebab peta tersebut sudah tergambar dalam pikiran Anda. Namun untuk tujuan jauh dan belum pernah Anda kunjungi sebelumnya, peta itu sangat diperlukan supaya Anda tidak salah jalan. Namun peta itu tidak perlu lengkap, cukup memberikan arah untuk lengkah pertama saja.

Jadi, agar Mimpi Masa Kini Adalah Kenyataan Hari Esok, mimpi Anda harus benar-benar keinginan terdalam Anda dan tertanam dalam hati serta Anda memiliki peta untuk menempuhnya.
hitsuke.blogspot.com

Sukses Meraih Cita

Sukses meraih cita-cita, apalagi cita-cita besar adalah impian semua orang. Termasuk orang pesimis. Sebenarnya mereka memiliki cita-cita besar, namun karena sikapnya yang pesimis, mereka mengubur dalam-dalam cita-cita tersebut. Anda melupakan cita-cita Anda? 
 
3 syarat yang harus Anda miliki agar Anda tetap berusaha, tetap bertindak, dan tetap berjuang untuk meraih cita-cita Anda. Karena inilah kunci Anda mencapai cita-cita, yaitu tidak berhenti. Ketiga syarat dibawah ini akan menjadikan diri Anda tidak bisa dihentikan oleh apa pun dan siapa pun kecuali oleh Allah Subhaanahu wa Ta’ala.
 

Menjaga Keyakinan Bahwa Anda Akan Sukses Meraih Cita-cita

Seperti disebutkan dalam ebook Beautiful Mind Power, ada 3 dimensi keyakinan yang harus Anda miliki dan jaga. Selama ketiga keyakinan ini Anda miliki, Anda tidak akan pernah berhenti, Anda akan tetap optimis, sehingga Anda akan tetap bergerak.
Apa ketiga dimensi keyakinan itu?
  1. Yakin kepada diri sendiri, bahwa Allah sudah memberikan potensi yang cukup untuk meraih cita-cita Anda.
  2. Yakin bahwa cita-cita Anda bisa Anda raih. Meski terlihat sulit dan berat, tetapi Anda harus yakin bahwa cita-cita itu mungkin digapai oleh Anda. Kriterianya mudah saja, jika ada orang lain yang sudah mencapainya (kecuali para Nabi), maka Anda akan bisa mencapainya.
  3. Yakin bahwa Allah akan membantu dan menolong Anda.

Menjaga Fokus Anda Pada Cita-cita

Saat Anda kehilangan fokus, sama saja Anda kehilangan energi. Bukan tidak ada energi, tetapi energi Anda akan menjadi buyar dan tidak cukup lagi untuk mencapai cita-cita Anda. Bagaimana pun hebatnya Anda, tetap saja manusia yang serba terbatas. Kita tidak bisa memiliki segalanya. Waktu dan sumber daya Anda terbatas. Untuk itulah Anda harus menjaga fokus Anda dalam meraih cita-cita.

Anda harus memiliki sistem agar Anda tetap fokus pada cita-cita Anda. Bisa saja itu adalah seorang mentor yang membimbing serta mengarahkan Anda pada cita-cita Anda. Bisa jadi gambar atau benda yang mengingatkan Anda untuk fokus pada tujuan. Atau apa pun yang bisa Anda lakukan agar Anda tetap fokus. Tentu saja, yang dimaksud fokus disini bukan berarti harus melupakan hal lain. Ibadah-ibadah harian jelas tidak boleh dilupakan oleh fokus kita meraih cita-cita. Fokus disini artinya Anda harus memberikan waktu khusus untuk meraih cita-cita dan Anda konsentrasi saat bekerja. Misalnya, tetapkan berapa lama waktu yang Anda alokasikan untuk meraih cita-cita Anda. Kapan jadwalnya. Alokasi waktu tentu harus sesuai dengan besarnya cita-cita yang Anda miliki. Jika Anda memiliki cita-cita besar, tentu waktu yang diperlukan akan semakin banyak. Tetapi jangan khawatir, Anda bisa mencapai cita-cita yang besar dengan waktu yang lebih sedikit jika Anda menerapkan konsep revolusi waktu dan daya ungkit

Jagalah Motivasi

Motivasi adalah energi. Motivasi seperti bahan bakar pada kendaraan Anda. Jika tidak ada motivasi, maka Anda tidak akan bisa bergerak meraih cita-cita Anda. Bagaimana jika motivasi habis atau turun? Maka Anda harus mengisinya lagi. Jika motor Anda kehabisan bensin, maka Anda harus mengisinya kembali. Jika HP Anda kehabisan listriknya, maka Anda harus men-charge-nya lagi. Untungnya, motivasi tidak perlu bayar atau beli. Anda bisa membangkitkan motivasi Anda kapan pun Anda mau. Energi dalam diri Anda bisa bangkit kembali jika Anda mau membangkitkannya. Selama ada motivasi, Anda akan terus bergerak. Jika bergerak, dan arahnya tepat, cepat atau lambat Anda akan mencapai tujuan.
Jadi Anda akan sukses meraih cita-cita jika Anda Anda menjaga keyakinan, menjaga fokus Anda, dan menjaga motivasi Anda.
 
hitsuke.blogspot.com

Kesungguhan, Jalan Untuk Menggapai Impian

Dalam upaya menggapai impian dan cita-cita, kita dituntut untuk bersungguh-sungguh, tekun, dan terus-menerus tanpa kenal menyerah dan lelah. Tentang hal ini Allah telah mengisyaratkan melalui Firman-Nya:

“Wa ladziina jaahaduu fiinaa lanahdiyannahum subulanaa wa annallaaha lama’almuhsiniin”

Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh (mencari keridhaan) kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. Dan sesuangguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik (QS. Al-Ankabut: 69)

Barangsiapa bersungguh-sungguh dalam menuntut sesuatu, ia akan bertemu dengan apa yang ia tuju, barangsiapa mengetuk pintu berkali-kali, ia dapat memasukinya, dan barangsiapa berusaha dengan sekuat tenaga, maka ia akan mendapatkan kesuksesan.

“Man jadda wajada”

Siapa yang bersungguh-sungguh, maka akan mendapatkan

Perkara yang jauh yang seolah tidak mungkin untuk dicapai, akan menjadi dekat dan mungkin untuk dicapai dengan berbekal kesungguhan. Ibarat mengetuk sebuah pintu yang terkunci, dengan kesungguhan dan ketekunan, maka akan dibukakanlah pintu tersebut oleh tuan rumahnya.

Seseorang yang dilanda penderitaan dalam mengejar mimpi atau cita-cita luhur, padahal sarana untuk mewujudkannya sangatlah terbatas, adalah orang yang sangat didengar keluh kesahnya oleh Allah, sehingga Allah pun akan membukakan pintu kesuksesan baginya.
Dalam kaitannya dengan masalah ilmu dan kekayaan, Imam As-Syafi’i rahimahullah menegaskan di dalam sebuah sya’ir:

Cita-cita idaman belaka, menjadi faqih penganalisa
Padahal dirimu tak mau sengsara, memang gila banyak ragamnya
Tiada mungkin kau temui, memboyong harta tanpa derita
Ilmu pun demikian halnya, tanpa kepayahan, tak mungkin dimiliki

Banyak manusia yang bercita-cita mulia serta bermimpi setinggi langit, padahal kebanyakan dari mereka tidak ingin bersusah payah untuk mengejarnya. Hal yang demikian tak ubahnya seperti perbuatan orang yang gila, karena mereka mengejar sesuatu yang tidak mungkin dicapai, dan ibarat mengejar fatamorgana.
Kita semua hendaknya menyadari, bahwa sangat jarang di dunia ini orang yang mengejar harta tanpa kepayahan. Bagaimana seorang yang tidak bekerja atau berusaha bisa mengantongi harta. Sungguh suatu hal yang sangat mustahil.

#Pentingnya Bermimpi dan Bercita-citalah Luhur#

Syaikh Abu Thayyib bersenandung dalam sya’irnya:

Seberapa kadar ahli cita, cita-cita akan ditemui
Seberapa kadar orang mulia, kemuliaan itu akan didapati
Barang kecil kelihatan besar di mata orang ber-himmah kecil
barang besar nampaklah kecil di mata orang ber-himmah besar

Seandainya kita mempunyai impian dan cita-cita luhur, maka kita dituntut  pula untuk berakhlak luhur, sebab keberhasilan tercapainya impian dan cita-cita kita sangat bergantung kepada usaha serta kemuliaan jalan yang ditempuh. Dengan cita-cita yang luhur, kita akan berani menghadapi segala rintangan yang menghadang, sehingga rintangan besar kelihatan kecil. Kita harus menyadari bahwa rintangan adalah perkara yang harus dihadapi bukan untuk dihindari. Tetapi bila kita mempunyai cita-cita yang rendah, maka kita tidak akan berani menghadapi kenyataan yang ada, sehingga rintangan yang kecil seolah kelihatan sangat besar, dan kita juga akan mudah berputus asa. Bukankah putus asa adalah kematian sebelum kematian yang sesungguhnya?

Allah SWT menghendaki agar hamba-hamba-Nya bercita-cita luhur, dan membuang cita-cita yang rendah jauh-jauh. Sebab hasil itu sesuai dengan apa yang ditanam. Menanam cita-cita luhur, keluhuran yang dicapai. Menanam cita-cita hina, maka kehinaan pula-lah yamg akan ditemui.

Dalam mengejar impian dan cita-cita, janganlah tergesa-gesa, dan hendaklah dicapai dengan usaha terus-menerus. Ibarat sebuah tongkat yang bengkok, ia tidak bisa langsung diluruskan, tetapi harus pelan-pelan sedikit demi sedikit. Usaha yang terus menerus (berkesinambungan) akan membawa hasil yang baik, sedangkan sesuatu yang dikerjakan dengan tergesa-gesa, hasilnya tidak akan memuaskan.

Semoga apa yang menjadi impian dan cita-cita kita adalah perkara-perkara yang mulia, serta semoga pula Allah  SWT memberikan kemudahan serta kemampuan kepada kita untuk dapat menggapainya. Amin..
Sebagian naskah dikutip dari buku berjudul “Kode Etik Kaum Santri” karya A. Mudjab Mahali dan Umi Mujawazah Mahali, sebuah buku saduran dari kitab Ta’limal-Muta’allim karya Imam Az-Zarnuji.

Sumber : www.rumahcahaya.com

Minggu, 19 Juni 2011

hitsuke.blogspot.com

Waktu Luang

Kesempatan dan waktu luang tidak pernah datang kedua kalinya, karena itu selagi kita punya kesempatan, maka hendaknya kita memamfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk beramal sholeh atau berbuat kebajikan.

Dibawah ini adalah beberapa hadis yang memerintahkan kepada kita untuk tidak membuang atau menyia-nyiakan waktu dengan percuma:

1. Terdapat dalam hadis riwayat Bukhori yang artinya :

Dan ibnu Umar berkata : "Rasulullah Saw memegang pundakku dan bersabda : Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan engkau orang asing atau orang yang lewat di jalan. dan ibnu Umar berkata : ketika engkau berada di waktu sore maka janganlah engkau menanti pagi, dan ketika engkau di waktu pagi janganlah engkau menanti sore. Pergunakanlah sehatmu sebelum datang sakitmu, pergunakan waktu luangmu sebelun datang masa sibukmu, pergunakan hidupmu sebelum datang masa kematianmu"

2. Terdapat dalam hadis riwayat ibnu majah, yang artinya :

Dari Jabir Abdillah berkata : Berkutbah Rasulullah Saw. Wahai kalian manusia, bertaubatlah kamu kepada Allah sebelum kamu di sibukkan oleh pekerjaan, dan sambunglah antara kamu dengan Tuhanmu dengan memperbanyak ingatmu kepadaNya, dan perbanyaklah bersedekah secara sembunyi maupun terang-terangan, niscaya kamu akan di beri reski, di tolong dan di beri pahala.

Dewasa ini, Telah banyak orang di sibukkan oleh pekerjaan. oleh urusan-urusan duniawi, oleh kegiatan-kegiatan lain yang tidak bermamfaat, Ketahuilah olehmu wahai orang-orang yang mau mengenal Tuhannya, Bahwa hal itu adalah suatu kebodohan, suatu hal yang mencelakakan, Karena bisa menutup pandangan mata hati dari kepada_Nya.

3. Lakukanlah lima hal sebelum terwujud lima hal yang lain.

Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: [1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, [2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, [3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, [4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, [5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya, dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Hadits ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash

Kamis, 14 April 2011

hitsuke.blogspot.com

Semua ada masanya

Kehidupan adalah sebuah anugerah besar yang diberikan Allah SWT kepada kita, yang hanya datang satu kali sepanjang masa. Maksudnya kita hanya dapat merasakan kehidupan di dunia ini hanya satu kali. Oleh karena itu, walaupun saat ini anda sedang merasa sedih atau senang, sehat atau sakit, kaya atau pun miskin, itu semua hanya sementara. Karena, kita semua akan kembali kepada-Nya. Dan kehidupan sebenarnya baru akan di mulai.

Kehidupan itu tak jauh berbeda dengan pertumbuhan pohon belimbing. Mengapa demikian?? Sebuah pertanyaan dari anda kepada saya. Saya mengibaratkan buah pohon belimbing itu adalah kita. Saya akan memberikan satu pilihan kepada anda. Anda lebih senang melihat buah yang kecil berwarna hijau ( belum matang ) atau buah yang besar dan berwarna kuning ( matang ) ? Saya yakin, kita akan menjatuhkan pilihan yang kedua, yaitu buah yang besar dan berwarna kuning. Karena buah tersebut akan sangat nikmat bila dimakan, buah tersebut akan terasa manis dan segar karena memiliki kandungan air yang banyak, Apalagi dimakan pada saat siang hari yang terik. Semua orang yang menyukai buah belimbing pasti akan berkorban untuk memanjati pohon tersebut untuk mendapatkan buah yang besar dan berwarna kuning itu karena mereka ingin merasakan nikmatnya buah belimbing itu. Padahal mereka sebenarnya dapat mengambil buah yang kecil dan berwarna hijau tanpa harus repot-repot memanjat namun mereka tak mengambilnya. Tetapi Buah yang besar dan berwarna kuning itu sangat tinggi sekali, sehingga mereka memutuskan untuk membatalkan niatnya mengambil buah tersebut. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, lama kelamaan buah yang nikmat itu akhirnya membusuk dan terjatuh dari pohonnya. Bentuknya sangat tidak menarik, membayangkannya saja sudah menjijikan, apalagi harus memakannya. Buah yang nikmat kini tidak ada hargannya lagi, orang yang lalu lalang melewati pohon belimbing itu tidak satu pun menghiraukannya , adapula yang menginjak – injak buah tersebut.

Begitulah kehidupan, saat kita muda, memiliki wajah yang tampan dan cantik, memiliki uang yang banyak, dan memiliki banyak teman yang menyukai kita. Seolah – olah semua itu akan kekal dimiliki, padahal semua itu butuh waktu yang tak lama untuk mengubah segala yang kita miliki menjadi sebaliknya. Masa muda kita akan berganti dengan Tua, wajah rupawan kita akan berganti dengan garis – garis kerutan, uang yang banyak tak dapat lagi dinikmati, dan teman – teman pun sudah tak memperdulikan kita lagi. Oleh karena itu, seharusnya bukan kesombongan yang terus menghiasi kehidupan kita sehari – hari  mengapa? Karena semua itu ada masanya.

Kesombongan adalah penyakit hati yang seharusnya kita jauhi.  Karena Allah SWT yang menciptakan kita pun membenci itu. Allah SWT lah yang pantas sombong, karena Allah SWT yang memiliki segalanya. Semua yang kita miliki saat ini hanyalah titipan-Nya. Kita tak akan membawa harta kita saat kita mati. Melainkan amal baik dan buruk yang kita lakukan di dunia ini . Jadi untuk apa anda merasa sombong ? Ingatlah semua itu ada masanya 

Sabtu, 26 Maret 2011

hitsuke.blogspot.com

Jangan Tunggu Hari Esok Part III

Apa yang ingin saya sampaikan adalah "waktu tidak pernah berhenti".. Sementara kamu terus maju dan maju dan ketika baru menyadari, ternyata kamu telah maju terlalu jauh…..
Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah! atau kamu akan kehilangan…
Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Jika kamu merasa ingin bilang kepada seseorang bahwa kamu sayang dan cinta dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa lain hari baru akan memberitahu dia, mungkin hari itu tidak pernah akan datang.
Jika seseorang masih menunggu dan mencintaimu, mungkin dia cinta sejatimu. Jangan pernah abaikan. Karena mungkin ia tak akan menunggumu selamanya. Dan baru kamu sadari setelah kamu benar-benar kehilangan dan dia tak lagi disana menunggumu.
Jika kamu selalu berpikir bahwa hari esok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu… Jangan tunggu esok jika kamu masih memilikinya hari ini…..

hitsuke.blogspot.com

Hidup adalah Anugerah part II

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun  untuk dimakan.
Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.
Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada  Tuhan untuk diberikan teman hidup

 


Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
 
Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan.
Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mempunyai pekerjaan sepertimu.
Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang  tidak berdosa..

"Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, Tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !!!"

Life is a gift . .
Live it...
Enjoy it...
Celebrate it...
And fulfill it...

Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu...
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan..
Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, karena anda menyayangi dan mencintai Mereka, jadilah meraka CANTIK dan TAMPAN

Kecantikan bukan diwajah dan ketampanan bukan digagahnya seseorang, tapi cantik dan tampan muncul dari HATI, disebut juga dengan Hati Nurani.